MotoGP

Gelaran MotoGP Lusail 2023 berhasil menghadirkan kejutan baru bagi para GP mania. Kali ini, kejutan datang dari rider muda Italia yang dalam beberapa seri terakhir menunjukkan performa yang cukup apik, Fabio Di Gianantonio. Rider andalan Gresini Racing ini berhasil menyentuh garis finish lebih dulu dalam balapan yang berlangsung sebanyak 22 lap tersebut. Dalam statistiknya, kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Diggia dalam karirnya di MotoGP sejak memulai debut pada mulai musim lalu sekaligus mengantarkannya menjadi pemenang ke delapan yang berbeda selama gelaran MotoGP sampai dengan seri ke-19 ini.
Performa impresif Diggia sudah tampak sejak sesi free practice hari jumat lalu. Secara konsisten Diggia bertengger di posisi sepuluh besar, hingga pada hari sabtu kemarin berhasil start dari posisi kedua di belakang Luca Marini yang menjadi pole sitter, sekaligus finish kedua dalam balapan sprint. Diggia berhasil menampilkan performa yang luar biasa selama seri MotoGP Qatar ini.
Jalannya balapan
Luca Marini yang start dari pole position turun ke posisi kedua selepas tikungan pertama setelah diovertake oleh Pecco. Jorge Martin yang saat ini sedang dalam perebutan gelar juara dengan Pecco, pada saat start mengalami slip pada ban belakang sehingga tidak dapat melakukan start dengan baik, dan menyebabkan posisinya turun beberapa tingkat. Semua mata sebenarnya tertuju pada dua rider penunggang Ducati yang sedang memperebutkan gelar juara dunia, yakni Pecco dan Marti. Keduanya pasca sprint race hanya terpaut 7 angka setelah Jorge Martin berhasil menjadi kampiun pada sprint race. Namun pada hari ahad ini, dewi fortuna seperti kurang berpihak kepada Martin. Dari tangkapan layar MotoGP, ia tampak kesusahan dengan motornya dan berkali-kali diovertake oleh pembalap lain.
Di barisan depan, 5 rider berhasil memisahkan diri dari kelompok di belakangnya. Pecco memimpin jalannya balapan, diikuti oleh Diggia, Binder, Alex Marquez dan Luca Marini. Sedangkan di barisan belakang, beberapa rider mulai menusuk barisan di depannya. Dari informasi yang didapatkan, sebagian besar para pembalap menggunakan ban slick dengan tipe hard-hard untuk depan belakang. Persaingan kemudian mengerucut pada Pecco vs Diggia di barisan paling depan setelah berhasil menciptakan jarak dengan tiga rider dibelakangnya. Rider andalan Red Bull KTM, Brad Binder yang awalnya berada di posisi ketiga sampai dengan pertengahan balapan, di seperempat sisa balapan melorot dan direbut oleh Luca Marini. Vinales menjadi penyelamat wajah Aprilia di Qatar, setelah insiden melalukan antara Aleix Espargaro vs Franco Morbidelli hingga mengalami crash pada sprint race, Aprilia sepertinya kesulitan menembus barisan depan. Vinales berhasil merangsek naik ke posisi keempat dengan mengovertake Binder di beberapa lap terakhir. Jorge Martin yang sebelumnya tampil begitu perkasa di sprint race, kali ini hanya berkutat di posisi 8 s.d. 10, sehingga selisih poinnya di klasemen dengan Pecco semakin bertambah.

Empat lap menjelang balapan usai, Diggia mendapat clue dari crewnya yang bertuliskan mapping 8 pada dashboard motornya dan kode ‘0000’ pada papan catatan waktunya dari pinggir paddock. Menanggapi hal tersebut, sejak 4 lap terakhir Diggia semakin mendekati Pecco, hingga akhirnya berhasil melakukan overtaking. Diggia berhasil mengambil alih pimpinan balapan dari Pecco. Pecco yang sedang dalam perburuan point dengan Martin berusaha untuk kembali merebut posisi pertama. Pecco kembali mencoba mengovertake Diggia pada tikungan bertama, membuat keduanya hampir saling bersengolan. kesalahan ini membuatnya melebar ke sisiluar tikungan pertama. Hingga garis finish di kibarkan, posisi tidak banyak berubah. Diggia di pisisi pertama, kemudia diikuti oleh Pecco, dan Luca Marini. Dengan hasil ini, penentuan juara dunia akan dilanjutkan di seri pamungkas, Valencia minggu depan. Satrio
Berikut hasil balapan MotoGP Lusail:


